IND सभोपदेशक अध्याय 12

सभोपदेशक 12

1Ingatlah Penciptamu pada masa mudamu, 2Karena waktu kamu tua, sudah terlambat untuk melakukan kehendak Penciptamu. 3Tangan dan kaki yang dulu kuat akan gemetar. 12:3 berbagai metafora Ayat 3-6 mengandung beberapa metafora yang menggambarkan bagian-bagian tubuh. Karena itu, TSI menjelaskan metafora ini dengan sederhana. Ayat 3 secara lebih harfiah dapat diterjemahkan, “Pada waktu para penjaga rumah gemetar, orang-orang kuat membungkuk, perempuan-perempuan yang menggiling berhenti karena mereka hanya sedikit, dan perempuan-perempuan yang melihat dari jendela menjadi kabur pandangannya.” 4Waktu masih muda, kamu dapat membedakan bunyi-bunyian di luar pintu rumahmu, 12:4 Waktu … di luar pintu rumahmu Terjemahan harfiahnya adalah, “Pada waktu pintu-pintu di jalan tertutup.” 5Pada waktu kamu tua, kamu akan takut naik tangga 12:5 rambutmu Terjemahan harfiahnya adalah, “Pohon badam berbunga.” Bunga putih pohon ini menjadi kiasan rambut putih orang yang tua. 12:5 obat untuk membangkitkan … Terjemahan harfiahnya adalah, “Biji kaper tidak lagi berguna.” Biji bunga kaper bisa dimakan dan dianggap dapat membangkitkan hasrat berahi. 12:5 tempatmu yang kekal Terjemahan harfiahnya adalah ‘rumahnya yang kekal.’ Kata ini juga bisa berarti kuburan atau Syeol. Lihat catatan di Mzm. 6:5. 6Ingatlah pada Penciptamu sebelum hidupmu berakhir— 12:6 bagaikan tali kalung perak … Keempat benda dalam ayat ini merupakan metafora yang menggambarkan kematian. TSI membuat arti metafora jelas dalam terjemahan. 7Lalu tubuhmu yang berasal dari tanah akan kembali menjadi tanah seperti semula, 8Jadi, sebagai penasihat yang menulis semua ini, aku berkata: Segala sesuatu dalam hidup ini sia-sia saja! Sangat sia-sia! 9Aku sebagai penasihat sudah berusaha menjadi guru yang bijak agar dapat mengajarkan pengetahuan kepada orang lain dengan cara yang jujur dan benar. Aku juga menyelidiki pepatah-pepatah yang sudah ada, membuat pepatahku sendiri, dan menyusunnya menjadi kumpulan pepatah yang indah didengar. 11Ajaran orang-orang bijak bagaikan tongkat seorang gembala 12:11 tertanam … Ada beberapa cara untuk memahami dua metafora dalam ayat ini. Terjemahan harfiahnya adalah, “Perkataan orang bijak seperti tongkat tajam dan paku yang tertancap kuat, yang diberikan oleh seorang gembala itu.” TSI menjelaskan arti kedua metafora tesebut. 12Hai anakku, pelajarilah kumpulan nasihat yang aku ajarkan ini, 13Sesudah mengetahui semua itu, inilah kesimpulannya: 14Sebab Allah akan menghakimi segala perbuatan kita—

दैनिक सीमा तक पहुंच गई

उच्च दैनिक सीमा के साथ AI सुविधाओं का उपयोग जारी रखने के लिए अपनी योजना को अपग्रेड करें।

सभी योजनाओं की तुलना करें →