IND Ecclesiastes Kapitola 1

Ecclesiastes 1

IND · Porovnat · Audio

1Aku, penulis kitab ini, menjabat sebagai raja sekaligus penasihat, yang menggantikan ayahku Daud sebagai raja di Yerusalem. 1:1 penulis kitab ini Nama penulis tidak disebut dalam kitab ini, tetapi tradisi ribuan tahun meyakini bahwa penulisnya adalah Salomo. 2Aku sebagai penasihat menegaskan: Segala sesuatu dalam hidup ini sia-sia dan tidak ada artinya! 3Karena semua usaha dan kerja keras kita selama hidup di bumi ini 4Bagaimana pun kita berusaha, tak ada perubahan yang terjadi. 5Matahari terbit dari timur dan terbenam di barat, lalu kembali lagi ke tempatnya terbit. 6Angin bertiup dari utara ke selatan, lalu berputar-putar, 7Demikian juga dengan sungai-sungai: 8Ya, semua hal ini sangat melelahkan— 9Segala sesuatu yang pernah terjadi akan terjadi lagi, 10Ada orang yang berkata, “Lihat, hal itu baru terjadi kali ini!” 11Orang tidak ingat apa yang sudah terjadi di masa lalu. 12Aku, penulis, sebagai raja Israel yang bertakhta di Yerusalem, 13sudah berusaha dengan segala kebijaksanaanku untuk menyelidiki segala sesuatu yang dilakukan manusia di bumi ini. Dan yang aku temukan adalah bahwa Allah membuat manusia hidup bersusah payah. 14Aku sudah melihat segala sesuatu yang dihasilkan umat manusia di bumi ini, dan ternyata semua itu sia-sia— 15atau seperti menegakkan benang basah, 1:15 menegakkan benang basah Bahasa Ibrani menggunakan peribahasa yang secara harfiah berarti ‘Yang sudah bengkok tidak dapat diluruskan.’ Untuk menerangkan bahwa ini adalah usaha yang sia-sia, TSI menggunakan peribahasa: Seperti menegakkan benang basah. 16Aku berkata kepada diriku sendiri, “Lihat, aku sudah bertambah bijaksana, sampai melebihi semua raja yang pernah memerintah di Yerusalem sebelum aku. Aku sudah memperoleh banyak kebijaksanaan dan pengetahuan.” 17Kemudian aku memutuskan untuk mendalami segala sesuatu tentang cara hidup bijaksana dan cara hidup yang bodoh. Tetapi akhirnya aku menyadari bahwa penyelidikan itu juga sia-sia— sama seperti berusaha menjaring angin. 18Karena semakin aku bertambah bijaksana, ternyata aku semakin kecewa. 1:18 bijaksana Dalam kitab Amsal dan Pengkhotbah, Raja Salomo berfokus menekankan kebijaksanaan yang bisa dicari lewat pengalaman atau dengan belajar dari seorang guru. Kebijaksanaan berbeda dengan hikmat, karena hikmat diartikan sebagai sesuatu yang dikaruniakan Allah, bukan dipelajari secara alami.

Dosažen denní limit

Upgraďte svůj plán a pokračujte v používání funkcí AI s vyššími denními limity.

Porovnat všechny plány →